Diperbudak Cinta

Diperbudak Cinta, cinta dunia
Al kisah ada salah seorang abid (ahli ibadah) yang taat. Ia Shalat hingga kedua kakinya bengkak. Ia menangis sampai matanya sakit. Suatu hari keluarga dan tetangganya mendatanginya dan memintanya untuk menikah. Maka mereka membeli seorang budak wanita, kebetulan wanita itu seorang penyanyi yang cantik rupawan.

Pada suatu hari ketika ahli ibadah itu sedang asik di mihrabnya melakukan shalat, tiba tiba budak wanita itu menyanyi dengan suara lantang.
Suaranya begitu indah menusuk kalbu, membangkitkan urat urat syahwat kaum lelaki, tak terkecuali hati sang abid. Jiwanya seolah melayang jauh ke angkasa nan luas, membayangkan keindahan bersama sang budak wanita cantik itu. Lalu ia tersadar dengan bayangan negatifnya dan beristighfar. Ia berusaha bertahan dalam konsentrasi dan kekhusyukannya, namun ia tak kuasa. seta telah mengalahkannya. Wanita itu lalu menghampiri dan berkata.

"Wahai tuanku, engkau telah menghabiskan masa mudamu dan engkau tolak kelezatan dunia sepanjang hayatmu. Tida ada salahnya, jika sekarang engkau bersenang senang denganku, menikmati tubuhku, sebagai pelepas lelahmu. Tubuhku yang indah ini hanya untukmu tuanku"

Mendengar godaan sang wanita tidak kuasa menolaknya. Imannya keika itu telah kalah dengan bujukan setan melalui budak wanitanya yang cantik itu. Ia membayayangkan, alangkah indahnya jika ia bersama wanita cantik itu. Wajah cantik telah membuatnya melupakan akan dosa. Jiwanya telah dipenjara cinta membara, Cinta yang bukan selayaknya ia tempatkan, bukankah cinta suci jika ditempatkan pada ikatan suci, yaitu pernikahan.

Sang Abid akhirnya menyanggupi tawaran budak wanitanya itu. Naudzubillah min dzalik! Renggut kehormatan Si Wanita dan dirinya . Ia sibuk menikmati wanita itu dan rela menggeser kenikmatan beribadah kepada Allah yang ia pertahankan sebelumnya.

Berita sang abid yang terjerumus ke kubang maksiat ini terdengar oleh seorang sahabatnya, juga seorang abid, lalu sahabtnya itu menulis surat kepadanya.

Kepada :
Sahabatku yang sedang dipenjara cinta
yang nikmat berzikirnya telah terampas
yang telas mengabaikan kelezatannya dengan Al Qur'an
khusyuk dan bersedih (karena takut kepadaNya)

Bismillahirrohmanirrohim.
Aku mendengar bahwa kamu telah membeli seorang budak wanita, dan engkau telah tukar akhiratmu dengan wanita itu. Kalu kamu emmang menjual banyak (akhirat) dengan sedikit(dunia), maka aku mengingatkanmu akan datangnya Sang Penghancur kelezatan, Sang Perontok hawa nafsu, dan sang peyatim. Bayangkan sekiranya ia datang kepadamu lalu ia membuat sekujur tubuhmu luluh tak bertenaga, dan ketika tubuhmu diselimuti kain kaffan, lalu kamu meninggalkan kerabat, keluarga dan tetangga. Aku mewanti wantimu dari teriakan dan jeritan umat manusia disebabkan takut kepada Yang Maha Perkasa (Allah Ta'ala). Aku mewanti wantimu saudaraku dari amarahnya malaikat, ketika ia menutup catatan amalmu lalu ia hempaskan...."


Ketika selelesai membaca surat dari sahabatnya itu, maka bergetarlah tubuh sang abid karena takut kepada Allah. Menangislah ia sejadi jadinya, lalu berkata
"Ya Allah sungguh aku tlah diperbudak cinta kepada dunia meninggalkan cinta kepadaMu. Aku telah tukar yang banyak dengan yang sedikit. Ampuni aku ya Allah"

Maka beratubatlah abid itu, tak lama berselang, tiga hari kemudian ia meninggal dunia.
Sahabatnya yang memebri nasihat berkata, "Aku melihatnya dalam mimpi dan aku bertanya kepadanya, "Bagaimana Allah memperlakukanmu? Ia berkata "Aku telah bertemu dengan Rabb (Allah) Yang Maha Pemurah, Ia memberikan kepadaku surga.

Suadara saudaraku, sobat sobatku, kisah ini bukan mengajarkan kepada kita untuk melakukan dosa secara sengaja, melakukan perbuatan zina. tidak demikian, justru ini mengajarkan kepada kita agar jangan sampai terjebak ke alam maksiat. Siapa yang akan menjamin Umur kita, bagaimana ketika sedang melakukan maksita malaikat datang mencabut nyawa kita dan belum pernah bertaubat? Tentu kita akan mati dalam kondisi su'ul khatimah

comment 10 komentar:

mas doyok on April 27, 2010 at 7:12 AM said...

emang bahaya hal satu ini kang, dn juga dari segi lain karena semua hal bisa dgn mudah berbalik

yg namanya baik masih bisa
tapi baik da istiqomah nahhhh

ahmad on April 28, 2010 at 5:32 AM said...

:a: ane bakal perbanyak ibadah, sholat malam, dzikir, ngaji - mengamalkannya, sodakoh dll dan mempersedikit urusan2 duniawi mulai skrg! thanks gan atas pencerahannya

ryan-ss on April 28, 2010 at 7:13 AM said...

artikel yang mencerahkan sob,,sukseskan blog ini...insyaalloh setiap ada artikel baru aku baca...

Beben on April 28, 2010 at 7:13 AM said...

dulu mah mendengar suara seorang wanita saja sudah membangkitkan syahwat, lah sekarang mah rok pendek2 berseliweran dimana-mana...
nice post :10:

Imoel on April 28, 2010 at 7:15 AM said...

Kita tidak tahu kapan malaikat akan menyabut nyawa dari tubuh kita.
Justru itu hindarilah perbuatan2 maksiat walaupun kita secara tidak sengaja melakukannya.

Uchu on April 28, 2010 at 7:24 AM said...

@Ahmad, bagus soob, tetep Istiqamah yaah..
@Ryan, Maksih banget soob,
@beben, yaa itulah negara ita soob, katanya negara Islam, tetapi syari'at Islam masih susah untuk di laksnakan..
@Imoel, betuul banget soob, kita harus camkan dalam hati kita bahwa kapanpun dmanapun maliakat pencabut nyawa akan datang untuk mencabut nyawa kita.

Abdul Hafizh on April 28, 2010 at 7:57 AM said...

Subhanallah .. Semoga ini bisa menjadi cerita panutan bagi kita agar tidak dengan mudah terjerumus pada kenikmatan dunia sesaat ..

jaya on April 28, 2010 at 9:11 AM said...

kisah yang bagus, tidak ada kata terlambat untuk bertaubat. pintu syurga itu tetap terbuka bagi yang mau bertaubat.
salam sukses

rasiqzone on April 28, 2010 at 7:34 PM said...

:a: urusan yang satu ini sangat amat krusial emang sob..
:c:

gagak geni on May 17, 2011 at 9:42 AM said...

sip tetep semangat saudara...dan perbayak ibadah

Post a Comment

Gunakan Hak Saudara sebagai Blogger untuk meninggalkan komentar sauadara Di Artikel Ini._^

 
© 2010 StiLL MusLim is proudly powered by Blogger